Mengenai Saya

Jl. Bintaro Permai 3 No. 8B, Jakarta Selatan 12330 Tel. 021-990 90 387 Fax. 021 737 24 26, Indonesia
Salon Keliling diciptakan untuk memenuhi permintaan perempuan cantik Indonesia. Kami hadir ditengah hiruk pikuknya ibukota dan mencoba menwarkan sesuatu yang berbeda dan professional. Salon Keliling sangat memberikan inspirasi untuk saya, pada saat saya pergi ke salon / spa langganan saya. Saya harus menunggu lama dan antri. Belum lagi kemacetan jalan yang harus saya tempuh setelah bersantai di salon/spa langganan . Waduh sungguh malas sekali, tapi biar bagaimana pun saya toh wajib untuk menjalankannya karena saya perempuan cantik indonesia. Oleh karena itu saya mengajak teman-teman perempuan cantik indonesia untuk menikmati keinginan dimanjakan dengan pelayanan salon/spa dengan private dan nyaman dengan jasa Salon Keliling

salon keliling

Arsip Blog

Links

Minggu, 12 Agustus 2007

ANTI KERUT

CARA KERJA ANTI KERUT / ANTI KERIPUT

Kosmetika anti kerut/anti keriput sangat digemari oleh para wanita saat ini. Memang kerut/keriput identik dengan usia yang sudah lanjut. Namun, kerut/keriput dapat muncul pada wanita muda yang lebih dikenal dengan sebutan penuaan dini (premature aging).

Sinar UV dianggap sebagai penyebab utama terjadinya penuaan dini. Oleh sebab itu, kosmetika dan perawatan tubuh yang berfungsi sebagai anti kerut/anti keriput banyak digunakan untuk mencegah dan menghilangkan dampak penuaan dini.

ImageGejala Penuaan

Kerut/keriput merupakan gejala utama penuaan pada kulit. Namun umur bukanlah penyebab utama. Hanya garis tawa (laugh lines) yang merupakan dampak alami dari penuaan. Garis-garis di sekitar sudut mata seperti juga kerut antara hidung dan bibir bagian atas disebabkan serat elastis dalam kulit berkurang sehingga menyebabkan kulit mengendur dan melipat menjadi kerut/keriput.

Sebagian besar garis-garis wajah dan kerut/keriput disebabkan oleh pemaparan berlebihan terhadap sinar UV, baik UVA yang bertanggung jawab atas noda gelap, kerut/keriput, dan melanoma maupun UVB yang bertanggung jawab atas kulit terbakar dan karsinoma.

Terjadinya Kerut/Keriput

Kulit Kekurangan Kolagen

Berkurangnya ketebalan dermis sebanyak 20% pada orang tua berkaitan dengan hilangnya serat elastin dan kolagen. Kolagen dan elastin adalah komponen utama lapisan dermis. Hilangnya serat-serat ini berdampak buruk terhadap kelembaban dan ketegangan kulit sehingga menimbulkan kerut/keriput.

Kolagen merupakan komponen utama di epidermis, dengan 75% berat kering dan 18-30% volume lapisan epidermis. Kolagen kaya akan asam amino hidroksiprolin, hidroksilisin, dan glisin.
ImageImage

Fibroblast dermis memproduksi prekursor yang dikenal sebagai pro kolagen. Pro kolagen ini mengandung terdiri dari 300-400 asam amino tambahan pada setiap cabangnya, tambahan ini dipindahkan setelah sekresi menghasilkan molekul kolagen.

Vitamin C dan tembaga merupakan contoh kofaktor yang diperlukan dalam biosintesis kolagen. Produksi kolagen merupakan proses dinamis meliputi sintesis berkelanjutan oleh fibroblast dan penguraian oleh enzim collagenase. Sinar UV dapat merusak kulit dengan meningkatkan produksi enzim proteolitik (collagenase) yang menguraikan kolagen pada lapisan dermis kulit.

Sedangkan, serat elastin hanya 4% dari berat kering dan 1% volume lapisan dermis. Serat ini lebih tebal pada bagian bawah dermis dan lebih tipis ketika mencapai epidermis. Elastin berbeda dengan kolagen secara struktur dan kimia. Elastin mengandung asam amino yaitu desmosine.

Anti kerut/anti keriput

Untuk menghilangkan dampak dari sinar UV dan sebagai anti kerut/anti keriput, telah tersedia banyak kosmetika yang mengandung antioksidan. Antioksidan berfungsi menangkap radikal bebas dalam kulit akibat sinar UV dan polusi.

Molekul antioksidan berfungsi sebagai sumber hidrogen labil yang akan berikatan dengan radikal bebas. Dalam proses tersebut, antioksidan mengikat energi yang akan digunakan untuk pembentukan radikal bebas baru sehingga reaksi oksidasi berhenti.

Antioksidan “mengorbankan dirinya” untuk teroksidasi oleh radikal bebas sehingga melindungi protein atau asam amino penyusun kolagen dan elastin.

Diantara antioksidan yang paling sering digunakan adalah vitamin C yang telah terbukti secara ilmiah. Vitamin C terbukti menekan proses pigmentasi kulit sehingga banyak juga digunakan sebagai bahan pemutih kulit wajah (whitening).

Disamping juga mencegah proses pembentukan bintik kecil kulit (freckle), bintik coklat kulit (brownspots) serta memulihkan efek kantong mata (eye-sack). Proses pencerahan kulit dengan vitamin C dianggap lebih aman dibanding bahan lain, seperti hidroquinone sehingga cocok bagi kulit wanita di Asia.

Fungsi utama Vitamin C pada kulit:

Sebagai antioksidan kuat yang melindungi kulit terhadap pengaruh negatif faktor luar seperti polusi, sinar UV matahari, iklim, AC, asap rokok, dsb.

Merangsang pembentukan dan peningkatan produksi kolagen kulit yang akan menjaga kekenyalan, kelenturan, serta kehalusan kulit (anti aging & anti wrinkle)

Mencerahkan kulit (brihgtening effect), tanpa efek samping yang merugikan. Dengan vitamin C kulit lebih cerah secara alami.

Derivat vitamin C sebagai anti kerut/anti keriput yaitu Magnesium Ascorbyl Phosphate (MAP) lebih disukai saat ini disebabkan tidak mengiritasi kulit, lebih stabil dan memiliki potensi yang sama dengan vitamin C.

Tidak ada komentar: