Mengenai Saya

Jl. Bintaro Permai 3 No. 8B, Jakarta Selatan 12330 Tel. 021-990 90 387 Fax. 021 737 24 26, Indonesia
Salon Keliling diciptakan untuk memenuhi permintaan perempuan cantik Indonesia. Kami hadir ditengah hiruk pikuknya ibukota dan mencoba menwarkan sesuatu yang berbeda dan professional. Salon Keliling sangat memberikan inspirasi untuk saya, pada saat saya pergi ke salon / spa langganan saya. Saya harus menunggu lama dan antri. Belum lagi kemacetan jalan yang harus saya tempuh setelah bersantai di salon/spa langganan . Waduh sungguh malas sekali, tapi biar bagaimana pun saya toh wajib untuk menjalankannya karena saya perempuan cantik indonesia. Oleh karena itu saya mengajak teman-teman perempuan cantik indonesia untuk menikmati keinginan dimanjakan dengan pelayanan salon/spa dengan private dan nyaman dengan jasa Salon Keliling

salon keliling

Arsip Blog

Links

Senin, 13 Agustus 2007

Can We Really Get Rid of Cellulite?

Can Really Get Rid of Cellulite?

Danna Schneider

CosmeticsGalore.com


It has been the bane of every women's existence since the dawn of time - the affliction known as cellulite. We all have it to varying degrees, and it seems to get worse as we get older in many cases. So, should we just resign ourselves to the fact that it is here to stay, or is there a way to fight and get rid of cellulite?

Thankfully, the answer is yes, we can fight cellulite, or at least the appearance of cellulite, through several therapeutic treatments that are available on the market today. It is not, however, a one-time deal. Once you stop the treatments, the cellulite will inevitably return. So, the treatment of cellulite is an ongoing commitment, and it should be incorporated as part of your daily beauty regimen for consistent and lasting reduction in it's appearance.

Some of the over-the-counter cellulite treatments actually do quite a good job of significantly reducing the appearance of cellulite. In order to achieve maximum effectiveness with these products, it is imperative that you massage the affected areas vigorously for a few minutes when applying the treatment. In addition to the smoothing and tightening ingredients in the treatment, the massaging stimulates circulation and helps break the collagen bands that have constricted and resulted in the "puckered" look of the affected areas. The most effective ingredients, and what gives these products their smoothing effects, are caffeine and aminophylline. Many also add seaweed extract as well, but this is not the most effective ingredient in the product.

In addition to the cellulite creams, lotions and gels, there is a procedure called endermology that has many women reporting extraordinary results. It is actually a large mechanical pressure device that uses a technique similar to the process of a rolling pin rolling out dough to make cookies. This action kneads the problem areas with substantial pressure to break down the aforementioned collagen bands, and smooth the sponginess and puckering out for an even and toned appearance. Drawbacks are it is expensive and does require return visits for maintenance, it can be an uncomfortable and even slightly painful process, and it may result in some temporary bruising.

Another option is oral herbal or medicinal remedies for cellulite. Beware though. There have not been significant studies or proof verifying whether these products actually produce results. I cannot recommend investing in or experimenting with these newer products until substantial findings or proof are published regarding their effectiveness.

So, what else causes cellulite? This question is still the subject of scientific debate. We definitely know that it mostly affects women, so there is much speculation that the underlying cause is hormonal in nature. Many other studies suggest it is related to age, diet, genetics, and fitness/level of activity. It has been noted that strength and toning exercises, as well as steady weight maintenance will help with the appearance of cellulite. Frequent weight fluctuation, high fat diets, and even excessive carbonated beverages have been some of the suspected culprits as well.

Whatever the cause, if you want to minimize these unsightly dimples, there are options out there for you that are effective and affordable. New breakthroughs are being made every day in the field of cosmetic enhancement products, so we may soon see another product that blows them all away. It may be tomorrow, for all we know!

Minggu, 12 Agustus 2007

Perawatan Kulit Berminyak

Perawatan Kulit Berminyak
Kulit berminyak ditandai dengan penampilan yang mengkilat dan kusam. Jika keadaan semacam ini berlangsung selama bertahun-tahun pori-pori di kulit wajah Anda dapat tertutup oleh minyak yang berlebihan dan bisa menimbulkan masalah jerawat.

Pilihan perawatan yang bisa digunakan adalah mengurangi keluarnya minyak secara berlebihan dengan bahan kimia atau sabun yang keras. Akan tetapi, jika ini berlangsung secara berlebihan dan terlalu banyak akan dapat mengurangi minyak pada titik tertentu justru akan membuat kulit jadi kering. Sedang merawat kulit berminyak dengan cara yang benar merupakan proses yang sulit, dimana membutuhkan keseimbangan antara mengurangi keluarnya minyak tanpa harus menyebabkan masalah baru, dengan membuat kulit jadi kering.

Sebenarnya, pemahaman akan penyebab kulit berminyak itu adalah hal supaya dapat menemukan solusi yang benar untuk mengatasinya.

Penyebab Berminyak
Kabar buruknya, gen merupakan penyebab masalah kulit berminyak - setidaknya pada kebanyakan kasus. Faktor utama lain yang menyebabkan kulit berminyak adalah pola makan kita. Terlalu banyak proses gula, cairan dan masuknya garam bisa jadi kontribusi dalam masalah kulit berminyak. Meski faktor keturunan diduga sebagai penyebab kulit berminyak, dokter kulit akan tetap merekomendasikan pilihan diet dengan maksud mengatasi masalahnya.

Hormon kita merupakan masalah lain yang jadi faktor besar untuk sementara waktu (dalam beberapa kasus dalam waktu lama) dengan masalah kulit berminyak. kasus ini terutama terjadi dalam masa puber ketika tingkat hormon amat tidak seimbang. Faktor biasa dalam masa remaja dimana terlalu banyak produksi sebum (minyak di bawah kulit) sebagai hasil tingkat hormon yang tak menentu.

Hormon juga cenderung tidak seimbang selama masa hamil dimana kulit berminyak seringkali jadi sebuah masalah bagi para wanita sebelum melahirkan. Pil KB juga dapat jadi masalah yang memperburuk keadaan ini. Faktor lain yang diketahui sebagai penyabab masalah kulit berminyak adalah kosmetik dan kelembaban atau udara yang amat panas.

Perawatan Tepat

  • Sementara diet merupakan faktor paling besar dalam masalah kulit berminyak, kebanyakan orang akan memilih untuk melawan kondisi semacam ini secara langsung. Dan biasanya dengan berupaya menghilangkan minyak sama sekali, dengan menggunakan sabun keras yang konsentrasi larutan alkalinya tinggi. Sayangnya, cara ini seringkali justru menyebabkan masalah yang kurang sehat lalu malah menyebabkan kulit lebih berminyak.
  • Minyak yang diproduksi oleh kelenjar sebaceous bermanfaat untuk membantu melicinkan kulit kita dan membantu memelihara kelembaban kulit. Jika seseorang mencuci wajah secara berlebihan dan menghilangkan sebum, kulit akan berubah jadi kering, bersisik, dan malahan menyebabkan gatal. Plus, penghilangan minyak tersebut akan merangsang kelenjar sebaceous menghasilkan lebih banyak minyak dan dapat menyebabkan kondisi yang disebut Reactive Seborrhea. Hal ini akan membuat kelenjar Anda bekerja secara berlebihan dan bisa menyebabkan gagal fungsi dimasa mendatang. Berbagai sabun muka yang menyebabkan masalah, bukannya mengatasi, sebaiknya dihindari saja.
  • Jika Anda ingin menemukan sabun muka yang tak mengandung bahan kimia, lebih baik hindari sabun yang mengandung alkohol, alangkah baiknya memilih yang berbahan dasar alamiah, seperti minyak zaitun, almond atau alpukat. Kesemuanya memiliki fungsi resapan yang dalam dimana akan membantu pergantian kulit dan menjaga kelembaban.
  • Basuh wajah dengan air hangat, bukan air panas. Memang penting menghentikan keluarnya minyak berlebihan, tapi bukannya menghilangkan minyak sama sekali. Air panas mempermudah sabun menghilangkan minyak dan kotoran dari wajah dan juga mempercepat keseluruhan proses, namun itu juga menyebabkan kulit jadi kering dan bersisik. Juga penting diperhatikan agar tak menggosok wajah secara berlebihan, hal itu juga menyebabkan minyak hilang secara berlebihan. Gerakan lembut dan perlahan saat membersihkan wajah cukup untuk mengurangi masalah kulit berminyak Anda tanpa harus menyebabkan kulit jadi kering.
  • Jangan terlalu sering mencuci wajah. Ini mungkin cara paling mudah untuk menghilangkan minyak, namun hal ini juga dapat menyebabkan terjadinya Reactive Seborrhea. Sehari sekali saja mencuci wajah dengan sabun berbusa lembut sudah cukup untuk menghilangkan minyak berlebihan, sementara tetap kelembaban yang melindungi kulit tetap terjaga.
  • Menggunakan pelembab memang penting, tapi tipe yang Anda gunakan tak kalah pentingnya. Demi menghindari membelanjakan uang sia-sia lantaran memilih pelebab yang salah, perhatikan bahan yang terkandung dalam pelembab itu apakah sesuai dengan kulit Anda. Pelembab yang berbahan kimia atau sintetis justru dapat menyebabkan masalah termasuk reaksi alergi, dehidrasi, dan bahkan jerawat. Plus, jika keseimbangannya tak sesuai malahan akan menyebabkan keluarnya minyak berlebihan yang hendak Anda hindari.
  • Setelah menggosok wajah dengan sabun yang lembut, sebaiknya gunakan pelembab berbahan alami seperti minyak almond, zaitun atau alpukat, dimana kesemuanya dapat melindungi, melembabkan dan membantu kulit tampak indah tanpa memberi efek samping seperti yang disebabkan bahan kimia dan sintetis.

Namun, bagaimanapun juga selain perawatan, diet makanan juga berguna untuk mengatasi masalah kulit berminyak. Jaga pola makan Anda dan jangan lupa olah raga. Olahraga teratur akan membantu elastisitas kulit Anda, terutama olahraga di pagi hari.

ANTI KERUT

CARA KERJA ANTI KERUT / ANTI KERIPUT

Kosmetika anti kerut/anti keriput sangat digemari oleh para wanita saat ini. Memang kerut/keriput identik dengan usia yang sudah lanjut. Namun, kerut/keriput dapat muncul pada wanita muda yang lebih dikenal dengan sebutan penuaan dini (premature aging).

Sinar UV dianggap sebagai penyebab utama terjadinya penuaan dini. Oleh sebab itu, kosmetika dan perawatan tubuh yang berfungsi sebagai anti kerut/anti keriput banyak digunakan untuk mencegah dan menghilangkan dampak penuaan dini.

ImageGejala Penuaan

Kerut/keriput merupakan gejala utama penuaan pada kulit. Namun umur bukanlah penyebab utama. Hanya garis tawa (laugh lines) yang merupakan dampak alami dari penuaan. Garis-garis di sekitar sudut mata seperti juga kerut antara hidung dan bibir bagian atas disebabkan serat elastis dalam kulit berkurang sehingga menyebabkan kulit mengendur dan melipat menjadi kerut/keriput.

Sebagian besar garis-garis wajah dan kerut/keriput disebabkan oleh pemaparan berlebihan terhadap sinar UV, baik UVA yang bertanggung jawab atas noda gelap, kerut/keriput, dan melanoma maupun UVB yang bertanggung jawab atas kulit terbakar dan karsinoma.

Terjadinya Kerut/Keriput

Kulit Kekurangan Kolagen

Berkurangnya ketebalan dermis sebanyak 20% pada orang tua berkaitan dengan hilangnya serat elastin dan kolagen. Kolagen dan elastin adalah komponen utama lapisan dermis. Hilangnya serat-serat ini berdampak buruk terhadap kelembaban dan ketegangan kulit sehingga menimbulkan kerut/keriput.

Kolagen merupakan komponen utama di epidermis, dengan 75% berat kering dan 18-30% volume lapisan epidermis. Kolagen kaya akan asam amino hidroksiprolin, hidroksilisin, dan glisin.
ImageImage

Fibroblast dermis memproduksi prekursor yang dikenal sebagai pro kolagen. Pro kolagen ini mengandung terdiri dari 300-400 asam amino tambahan pada setiap cabangnya, tambahan ini dipindahkan setelah sekresi menghasilkan molekul kolagen.

Vitamin C dan tembaga merupakan contoh kofaktor yang diperlukan dalam biosintesis kolagen. Produksi kolagen merupakan proses dinamis meliputi sintesis berkelanjutan oleh fibroblast dan penguraian oleh enzim collagenase. Sinar UV dapat merusak kulit dengan meningkatkan produksi enzim proteolitik (collagenase) yang menguraikan kolagen pada lapisan dermis kulit.

Sedangkan, serat elastin hanya 4% dari berat kering dan 1% volume lapisan dermis. Serat ini lebih tebal pada bagian bawah dermis dan lebih tipis ketika mencapai epidermis. Elastin berbeda dengan kolagen secara struktur dan kimia. Elastin mengandung asam amino yaitu desmosine.

Anti kerut/anti keriput

Untuk menghilangkan dampak dari sinar UV dan sebagai anti kerut/anti keriput, telah tersedia banyak kosmetika yang mengandung antioksidan. Antioksidan berfungsi menangkap radikal bebas dalam kulit akibat sinar UV dan polusi.

Molekul antioksidan berfungsi sebagai sumber hidrogen labil yang akan berikatan dengan radikal bebas. Dalam proses tersebut, antioksidan mengikat energi yang akan digunakan untuk pembentukan radikal bebas baru sehingga reaksi oksidasi berhenti.

Antioksidan “mengorbankan dirinya” untuk teroksidasi oleh radikal bebas sehingga melindungi protein atau asam amino penyusun kolagen dan elastin.

Diantara antioksidan yang paling sering digunakan adalah vitamin C yang telah terbukti secara ilmiah. Vitamin C terbukti menekan proses pigmentasi kulit sehingga banyak juga digunakan sebagai bahan pemutih kulit wajah (whitening).

Disamping juga mencegah proses pembentukan bintik kecil kulit (freckle), bintik coklat kulit (brownspots) serta memulihkan efek kantong mata (eye-sack). Proses pencerahan kulit dengan vitamin C dianggap lebih aman dibanding bahan lain, seperti hidroquinone sehingga cocok bagi kulit wanita di Asia.

Fungsi utama Vitamin C pada kulit:

Sebagai antioksidan kuat yang melindungi kulit terhadap pengaruh negatif faktor luar seperti polusi, sinar UV matahari, iklim, AC, asap rokok, dsb.

Merangsang pembentukan dan peningkatan produksi kolagen kulit yang akan menjaga kekenyalan, kelenturan, serta kehalusan kulit (anti aging & anti wrinkle)

Mencerahkan kulit (brihgtening effect), tanpa efek samping yang merugikan. Dengan vitamin C kulit lebih cerah secara alami.

Derivat vitamin C sebagai anti kerut/anti keriput yaitu Magnesium Ascorbyl Phosphate (MAP) lebih disukai saat ini disebabkan tidak mengiritasi kulit, lebih stabil dan memiliki potensi yang sama dengan vitamin C.